Jatuh cinta berjuta rasanya. Begitulah penggalan sebuah lagu -yang-entah siapa yang menyanyikannya. Tapi kalau tidak salah situ sebuah lagu dari Jeng Vina, bukan?
Hujan masih deras tatkala kita lewati jalan setapak sepayung berdua. Jalanan kecil yang tergenang oleh air seolah tak terasa apa-apa. Padahal waktu itu aku masih ingat, jam 23.00 WIB. Ada bahagia yang menyeruak dari lubuk hatiku. Seorang gadis kecil kini berada disampingku. Berdua meretas jalan. Melangkah ringan menuju rumah, tempat peraduan terakhir kita.
Kini setelah berpisyah hampir15 tahun, semalam tiba-tiba aku mendapkan sebuah email darimu. Isinya? Tentu saja cerita indahmu saat kita masih remaja beserta photo2 kita disaat mencuci disungai. Sungguh sebuah kejutan yang tiada pernah aku duga sebelumnya. Tapi kok sekarang kamu janda?? Kok belum punya anak?? *mulai gamang*
Malam ini hujan masih deras mengguyur Kota Ciputat (JKS), dari seberang sana, samar2 aku dengar suara tawa wong sableng yang tengah bersuka cita lantaran blog nya berhasil menduduki page #2 pada google SERP. Congrat hars… teruslah begadang sampai subuh..
Doakan gw yah. Semoga keikut sertaan gw dalam kontes Rusli Zainal Sang Visioner membuahkan hasil. Setidaknya walaupun gw ga menang, tapi ada hikmah dibalik itu, yaitu sebuah proses dalam kekalahan tersebut. Itu yang perlu. Mudah-mudahan dukungan kalian terhadap blog ini mendapat amalan yang setimpal dari-Nya. Amin