
Keterangan Gambar : anak perempuan sedang membaca buku diperpustakaan
Jakarta - Membaca adalah aktivitas bermanfaat untuk menambah wawasan baru. Namun, terkadang siswa merasa bosan saat membaca buku.
Padahal membaca bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan jika siswa tahu tekniknya. Salah satu metode yang bisa membuat siswa tak mudah bosan membaca adalah SQ3R.
Apa itu metode SQ3R? Bagi sebagian siswa, kegiatan membaca seringkali terasa membosankan dan monoton. Namun, metode SQ3R hadir untuk menjawab tantangan tersebut. SQ3R adalah singkatan dari Survey, Question, Read, Recite, dan Review, yang merupakan lima langkah dalam teknik membaca yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan retensi informasi. Mengutip laman Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah metode ini dikenalkan Francis P Robinson dari Universitas Ohio, Amerika Serikat pada tahun 1941.
Dengan menggunakan metode ini, siswa tidak hanya sekedar membaca, tetapi juga lebih aktif dalam menyerap materi yang dibaca.
Metode SQ3R dapat membantu siswa untuk lebih fokus, aktif, dan tentunya mengurangi rasa bosan saat belajar. Sebagai teknik yang sudah terbukti efektif, SQ3R memberikan struktur yang jelas dalam setiap langkah membaca, membuat siswa lebih terorganisir dalam belajar, dan memaksimalkan proses pemahaman materi.
Langkah-langkah dalam Metode SQ3R
Untuk lebih memahami bagaimana metode ini bekerja, berikut adalah penjelasan mengenai setiap langkah dalam SQ3R.
1. Survey (Survey)
Langkah pertama adalah Survey atau pemindaian. Di sini, siswa akan melihat secara keseluruhan materi yang akan dibaca, seperti judul, subjudul, gambar, grafik, dan poin-poin penting lainnya. Langkah ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai apa yang akan dipelajari dan membentuk dasar pengetahuan siswa tentang materi tersebut.
2. Question (Tanya)
Setelah melakukan pemindaian, langkah berikutnya adalah Question atau membuat pertanyaan. Siswa sebaiknya membuat pertanyaan berdasarkan apa yang sudah mereka temukan pada langkah pertama. Misalnya, dengan membaca judul atau subjudul, siswa dapat merumuskan pertanyaan yang relevan. Hal ini akan membantu siswa untuk lebih fokus dalam membaca dan mencari informasi yang dibutuhkan.
3. Read (Baca)
Setelah membuat pertanyaan, langkah selanjutnya adalah Read atau membaca materi tersebut. Pada tahap ini, siswa akan membaca dengan cermat sambil mencari jawaban atas pertanyaan yang sudah mereka buat. Ini adalah tahap yang paling penting, di mana siswa harus aktif dan fokus dalam mencari informasi yang relevan.
4. Recite (Ulangi)
Setelah membaca, langkah berikutnya adalah Recite atau mengulang informasi yang telah dipahami. Siswa diharapkan untuk menyampaikan kembali informasi yang telah mereka baca dengan kata-kata mereka sendiri. Langkah ini membantu menguatkan pemahaman dan memudahkan siswa dalam mengingat materi yang telah dibaca.
5. Review (Tinjau Ulang)
Langkah terakhir dalam metode SQ3R adalah Review atau tinjau ulang. Siswa sebaiknya kembali membaca dan mereview materi secara keseluruhan, termasuk pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat dan jawaban yang ditemukan. Tinjauan ulang ini bertujuan untuk memastikan pemahaman dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari.
Mengapa SQ3R Membuat Siswa Anti Bosan dan Makin Cerdas?
Metode SQ3R dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Dengan langkah-langkah yang terstruktur, siswa dapat menghindari kebosanan yang sering terjadi dalam belajar konvensional. Tidak hanya itu, metode ini juga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan mengingat informasi secara lebih mendalam. Dengan teknik ini, siswa akan merasa lebih aktif dalam proses belajar dan memiliki penguasaan materi yang lebih baik.
Selain itu, SQ3R juga mengajarkan siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Dengan selalu membuat pertanyaan, mengulang, dan mereview materi, siswa dilatih untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan mampu mengelola informasi dengan lebih baik. Hal ini tentu saja akan meningkatkan kecerdasan siswa secara signifikan.
LEAVE A REPLY